
Kuningan, UPMKNews -- Dalam proses belajar mengajar, terdapat dua unsur yang sangat penting yaitu metode mengajar dan media pembelajaran. Kedua aspek ini saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pembelajaran yang sesuai. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dianggap sulit oleh sebagian besar siswa karena materi yang dipelajari terlalu banyak, mengandung konsep-konsep yang bersifat abstrak dan membuat bingung siswa sehingga pemahaman terhadap materi tersebut menjadi kurang. (Nurfirdaus et al. 2019). Oleh karena itu dibutuhkan media dalam pembelajarannya agar siswa menjadi paham dan tidak kebingungan terhadap materi yang disampaikan oleh guru.
Media pembelajaran adalah alat bantu atau pengantar pesan yang dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi maupun pengetahuan dari guru kepada peserta didik dalam proses interaksi yang berlangsung saat proses pembelajaran. Menurut Gerlach berpendapat bahwa karakteristik media yang pada dasarnya membantu proses belajarnya adalah Fitur Fiksatif memberikan gambaran tentang bagaimana media mampu merekam, menyimpan, dan bahkan merekonstruksi suatu objek atau peristiwa. Fitur Manipulatif yang memungkinkan transformasi suatu peristiwa atau objek dalam penyaluran pesan di dalamnya dan Fitur distributive merupakan ciri yang paling dominan dalam penggunaan media dalam pembelajaran.
Media pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi 6 jenis, yaitu 1) Media visual, media visual berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam bentuk-bentuk visual jenis-jenis media visual antara lain: gambar atau foto, sketsa, diagram, bagan. 2) Media audio, media Audio adalah jenis media yang berhubungan dengan indera pendengaran. Pesan yang akan disampaikan dituangkan pada lambing-lambang auditif. Media audio adalah media yang bias didengar. 3) Media grafis, media grafis adalah suatu jenis media yang menuangkan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk simbol-simbol komunikasi verbal. Contoh media grafis yaitu peta, grafik, papan buletin. 4) Media projeksi, media projeksi diam memiliki persamaan dengan media grafis, dalam arti dapat menyajikan rangsangan-rangsangan visual. Beberapa media projeksi antara lain adalah film Bingkai, film rangkai, film gelang (loop). 5) Multimedia, Multimedia adalah sembarang kombinasi yang terdiri atas teks, seni grafik, bunyi, animasi, dan video yang diterima oleh pengguna melalui komputer. 6) Benda, benda yang ada di alam sekitar dapat juga digunakan sebagai media pembelajaran, baik itu benda asli ataupun benda tiruan.
Fungsi media pembelajaran yaitu untuk memudahkan peserta didik dalam belajar dan menerima materi dari guru karena dengan media pembelajaran tentunya pembelajaran akan lebih konkret yang menjadikan pembelajaran menjadi lebih bermaksa. Selain itu manfaat menggunakan media dalam pembelajaran yaitu agar peserta didik dapat dengan cepat memahami materi yang disampaikan oleh guru, pembelajarannya juga akan lebih menarik perhatian peserta didik yang memungkinkan peserta didik dapat menguasai materi sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai.
Tekhnik dalam pemilihan penggunaan media yang sesuai yaitu penggunaan media pembelajaran ini dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran yang sudah direncanakan oleh guru. Kemudian pembelajaran yang terjadi lebih menarik dan siswa lebih semangat dalam mengikuti pembelajaran.
Sumber: Aldi Alamsyah, Ummu Zahra, Windi Katika, Mahasiswa Aktif Prodi PGSD 4D STKIP Muhammadiyah Kuningan.