
Kuningan, UPMKnews -- Kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan baru saja melakukan rotasi atau reshuffle pejabat struktural, yang ditandai dengan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan, pada Kamis (17/2/2022), di Gedung Abdul Malik Fadjar, lantai 3.
2 pejabat struktural yang dilantik oleh ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan, yakni Oman Hadiana sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) masa jabatan 2022 – 2023, kemudian Boby agustan sebagai Kepala Bagian Akademik, masa jabatan 2022 – 2023.
Pelantikan dan sertijab kali ini dimaknai sebagai upaya kampus STKIP dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengembangan kelembagaan (institusi) yang didukung oleh struktur personalia dan sumber daya yang kuat. Sehingga menjadi tahapan penting bagi kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan agar terus menjadi lembaga yang survive dan competitiveness.
Moment sakral itu pun disaksikan langsung oleh BPH STKIP, Dewan Senat dan seluruh pejabat struktural di lingkungan STKIP Muhammadiyah Kuningan. Beberapa poin disampaikan oleh ketua STKIP, Nanan Abdul Manan, bahwa alasan rotasi atau reshuffle yaitu memberikan kesempatan kepada yang lain untuk berkembang sekaligus untuk memperbaiki diri.
Nanan juga menegaskan, jika keputusan yang diambilnya itu memiliki variatif: pertama – keputusan itu baik dan benar, kedua– keputusan itu tidak baik dan tidak benar, ketiga– keputusan itu baik tapi tidak benar, dan yang keempat– keputusan itu benar tapi tidak baik.
“Jadi apapun keputusan pimpinan, orang akan memaknainya berbeda, dan perbedaan itu ada didalam keempatnya,” tegas Nanan (17/2/2022)
Selain itu, Ia juga menyampaikan agar kampus ini terus berkembang dan maju, dengan mengedepankan sens of togetherness (kebersamaan) sens of relationship (hubungan yang baik) dan sens of crisis. Krisis diartikan sebagai akselerasi kompetensi dan skill guna merespon pengembangan kampus pada tahun 2022. "Bahkan kita harus merespon cepat implementasi kurikulum MBKM atau 8 IKU (indikator kinerja utama), serta memahami landasan hukum lembaga seperti Statuta, RIP, Renstra, Renop dan SOP," ujar Nanan.
Selain itu, ketua STKIP juga menyinggung soal rotasi terhadap staf atau tenaga kependidikan, yang dilakukannya pada pekan lalu, yakni dengan maksud mengembangkan potensi karyawan agar mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru dengan mengambil tanggung jawab baru.
Acara ditutup dengan pemberian salam dan ucapan selamat kepada saudara Nana Sutarna atas loyalitas dan dedikasinya selama menjabat sebagai ketua LPPM masa jabatan 2020 – 2022. Kemudian, ucapan selamat kepada pejabat yang baru saja dilantik. (sekre)