
Kuningan, UPMKNews-Desa Rambatan (11/08/2023), Mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan telah meluncurkan program inovatif untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil di Desa Rambatan.
Program ini diberi nama "Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember)" yang menggabungkan pendekatan edukasi kesehatan dengan pemberian dukungan sosial kepada ibu hamil guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya perawatan kesehatan selama masa kehamilan.
Salah satu program di dalamnya yakni budidaya ikan lele dalam ember dan sayur kangkung. Dimana hal tersebut dapat menjadi salah satu cara yang efektif dan langkah awal untuk membantu meningkatkan kesehatan gizi ibu hamil.
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti dalam program tersebut:
Persiapan ember: Siapkan ember berukuran besar atau bak plastik yang bersih dan bebas dari zat berbahaya. Pastikan ember tersebut memiliki sistem pengairan yang baik, seperti lubang di bagian bawah untuk mengalirkan air.
Pemilihan bibit ikan lele: Pilih bibit ikan lele yang sehat dan berasal dari sumber yang terpercaya. Pastikan bibit ikan lele memiliki ukuran dan usia yang seragam agar pertumbuhannya merata.
Pembuatan kolam mini dalam ember: Isi ember dengan air bersih dan tambahkan pupuk organik atau pupuk kandang yang dapat memberikan nutrisi bagi ikan lele. Buatlah kolam mini dalam ember dengan menggunakan bahan seperti terpal atau plastik tahan air. Pastikan kolam mini tersebut cukup dalam untuk ikan lele bisa bergerak bebas.
Pemberian pakan: Berikan pakan yang baik dan seimbang kepada ikan lele. Pakan ikan lele bisa dibeli di peternakan ikan atau dibuat sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan, seperti pelet ikan atau limbah organik. Pastikan pakan diberikan dalam jumlah yang cukup dan rutin sesuai dengan kebutuhan ikan lele.
Perawatan dan pemeliharaan: Monitor kondisi air secara teratur, termasuk suhu, pH, dan kadar oksigen. Jika diperlukan, tambahkan aerasi atau filter air untuk menjaga kualitas air tetap baik. Bersihkan kolam mini secara teratur dari kotoran dan sisa pakan yang tidak dimakan oleh ikan lele.
Budidaya sayur kangkung: Siapkan tempat yang cukup terang dan lembab untuk menanam sayur kangkung. Anda bisa menggunakan pot, wadah, atau media lain yang sesuai. Pastikan tanah atau media tanam yang digunakan kaya akan nutrisi dan memiliki drainase yang baik.
Penyiraman dan pemupukan: Siram sayur kangkung secara teratur dan pastikan tanah atau media tanamnya tetap lembab. Berikan pupuk organik atau pupuk yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman kangkung. Periksa dan kendalikan hama dan penyakit yang mungkin menyerang tanaman secara rutin.
Panen dan konsumsi: Ikan lele dapat dipanen ketika telah mencapai ukuran yang sesuai. Anda bisa menjualnya atau mengkonsumsinya sendiri. Sayur kangkung juga dapat dipanen ketika telah tumbuh dengan baik. Pastikan untuk mencuci dan memasak ikan lele dan sayur kangkung sebelum dikonsumsi untuk menjaga kebersihan dan keamanannya.
Terlihat sederhana dan mudah prosesnya namun gizi yang akan dihasilkan tidaklah sesederhana itu. Ikan lele kaya akan protein, omega-3, dan vitamin D, sedangkan kangkung kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Kombinasi keduanya dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan memberikan asupan yang sehat untuk perkembangan janin.
Salah satu mahasiswa KKN, Muhammad Irpan menyampaikan, "Kami berharap program 'Budikdamber' ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi ibu hamil di Desa Rambatan. Dengan pengetahuan yang lebih baik tentang kesehatan selama kehamilan, diharapkan angka komplikasi kehamilan dapat berkurang, sehingga ibu dan bayi dapat lebih sehat dan berkualitas."
Kepala Desa Rambatan, Bapak Adis menyambut baik program ini dan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa KKN atas dedikasi dan usaha mereka dalam meningkatkan kesehatan masyarakat desa.
"Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh mahasiswa KKN STKIPMKu. Semoga program 'Budikdamber' ini dapat menjadi contoh bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa lainnya," ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi, program "Budikdamber" dari mahasiswa KKN STKIPMKu berhasil memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil di Desa Rambatan. Diharapkan, program ini dapat berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih besar di masa depan.
Penulis : Muhammad Irpan - PTIK 7B
Editor : DIR