Kuningan, UPMKNews -- Kamis, 03 Agustus 2023, Mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan Desa Cijemit ikut belajar budidaya ikan paray sebagai salah satu mata pencaharian di desa cijemit.
Masyarakat desa cijemit, umumnya memiliki pekerjaan sebagai petani, namun cukup banyak juga yang memiliki usaha budidaya ikan paray di desa ini. 
Ikan paray disini merupakan ikan khas desa cijemit, disini ikan paray hasil tangkapan di sungai cipedak di budidaya kembali untuk dikembangbiakan, sebagai salah satu mata pencaharian yang cukup umum di desa cijemit. Pengusaha budidaya ikan paray tidak perlu mengeluarkan modal yang besar untuk budidaya ikan paray ini, modal utamanya hanya waktu saja, karena menjaring ikan paray disini haruslah pada malam hari agar mendapatkan ikan yang cukup banyak untuk dibudidaya.


Ikan paray disini juga memiliki rasa yang khas dan gurih tanpa diracik bumbu pun sudah memiliki rasa gurih. Mahasiswa KKN mempunyai program pengembangan umkm atau usaha didesa cijemit, kami melakukan program ini agar pengusaha ekonomi kreatif bisa terus berkembang dan memberikan hasil untuk pengembangan sarana usaha bagi masyarakat setempat.
Dalam proses penjualannya, ikan paray dijual cukup mahal perkilonya, di desa cijemit ikan paray di hargai Rp. 100.000/kg ini disebabkan karena usaha penangkapan yang cukup memakan waktu dan juga rasa gurih yang khas dan tidak dimiliki di daerah lainnya.
Bagi pembaca yang ingin merasakan gurihnya ikan paray khas cijemit bisa berkunjung ke desa cijemit sambil menikmati indahnya pemandangan di desa cijemit, disini juga terdapat curug dan bukit yang bisa di kunjungi secara gratis karena masih dalam tahap pengembangan pariwisata.

Sumber : Taryana Mahasiswa KKN Desa Cijemit STKIP Muhammadiyah Kuningan