UMK News - Kabar bahagia datang dari Universitas Muhammadiyah Kuningan. Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains (FKS) mencetak sejarah dengan kelulusan 100% dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (UKMPDFI) tahun 2025.

Ya, semua peserta berhasil lulus tanpa terkecuali! Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di Prodi D3 Farmasi UM Kuningan teruji dan tidak diragukan lagi.

UKMPDFI sendiri bukanlah ujian biasa. Uji kompetensi ini merupakan syarat mutlak untuk memperoleh Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian (STRTTK), dokumen penting agar Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dapat berpraktik resmi di fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan kelulusan sempurna ini, lulusan D3 Farmasi UM Kuningan siap terjun dan berkiprah di berbagai bidang: rumah sakit, apotek, klinik, industri farmasi, hingga penelitian.

Rektor UM Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., menyampaikan rasa bangganya.

“Kelulusan 100% ini adalah hasil kerja keras bersama. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa punya andil besar. Kurikulum berbasis praktik dan fasilitas laboratorium yang lengkap menjadi salah satu faktor penentu,” ujarnya, Sabtu (23/8).

Sementara itu, Ketua Prodi D3 Farmasi, apt. Angga Anugrah Diputra, M.Farm., menegaskan bahwa pencapaian ini akan menjadi motivasi untuk terus berinovasi. Dekan Fakultas FKS, apt. Imas Maesaroh, M.Farm., menambahkan bahwa keberhasilan ini sekaligus mengokohkan UM Kuningan sebagai kampus unggulan yang melahirkan tenaga farmasi profesional dan berdaya saing global.

Prestasi ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk kontribusi lebih besar di dunia kesehatan. Dengan kualitas lulusan yang terbukti, Prodi D3 Farmasi UM Kuningan siap menjadi bagian penting dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat.